Program penanaman pohon yang dicanangkan pemerintah baru-baru ini merupakan program yang sangat cerdas. Penanaman pohon merupakan ibadah nyata karena kalau kita tanam pohon sangat banyak manfaatnya, seperti kalau dilaksanakan di daerah pesisir tidak akan terjadi abrasi, mengurangi pemanasan global dan lain sebagainya.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional, Laksamana Pertama TNI Kingkin Suroso, S.E saat memberi sambutan pada acara penanaman mangrove di kawasan SMA 8, Margomulyo, Balikpapan.
Kegiatan yang berlangsung tanggal 3 Januari 2012 ini merupakan rangkaian kegiatan Pelayaran dan Pertinas Saka Bahari 2011 selama singgah di Kota Balikpapan. Hadir dalam acara itu adalah pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Balikpapan, Komandan Satgas Pelayaran dan Pertinas Saka Bahari 2011, Kolonel TNI Muhammad Faisal, S.E, M.M, Pengurus SMA 8, Balikpapan dan para peserta pelayaran.
Sambil mengimbau, Kak Kingkin menyampaikan kepada seluruh peserta Pelayaran dan Pertinas Saka Bahari 2011 untuk bersama-sama mengukir sejarah baik secara individu maupun kelompok untuk terus menyukseskan program pemerintah dengan terus melaksanakan gerakan menanam dimanapun kita berada.
“Hari ini kita ukir sejarah, menanam mangrove di kawasan Margomulyo ini dengan harapan ketika sewaktu-waktu kita kembali lagi kesini kita dapat melihat langsung bahwa di kawasan pesisir Balikpapan ini kita pernah menanam mangrove”, ungkap Kingkin.
Sementara itu Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Balikpapan, Alimunsir menyampaikan bahwa kawasan SMA 8, Margomulyo ini merupakan kawasan yang oleh pemerintah Kota Balikpapan sebagai kawasan mangrove percontohan.
Berkaitan dengan program penanaman 1 milyar pohon yang dicanangkan pemerintah Pusat, Kota Balikpapan sudah menanam 14.810 pohon dan jumlah tersebut termasuk yang ditanam adik-adik Pramuka peserta pelayaran dan Pertinas Saka Bahari 2011, ujar Alimunsir. Tujuannya adalah untuk mengendalikan lingkungan kita yang sudah rusak.
Kak Alimunsir berharap di kawasan pesisir di wilayah Balikpapan ini tumbuh kawasan mangrove-mangrove baru sebagai kawasan percontohan sehingga habitat yang hidup di kawasan mangrove dapat berkembang dangan baik dan seterusnya dapat dinikmati masyarakat sekitarnya.
Sumber: Humas Kwarnas
















