Selain menjaga nama baik sekolah, Kwarcab (kwartir cabang) dan pemerintah daerah, peserta jambore bisa bisa memanfaatkan kegiatan itu untuk mengembangkan diri dan menjalin persaudaraan dalam kebhinekaan.
Permintaan tersebut disampaikan Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M.Si saat melepas kontingen kwartir cabang Kabupaten Purbalingga untuk mengikuti jambore nasional tahun 2011, di Pendapa Dipokusumo, Senin (27/6) malam.
Menurut dia, terpilih menjadi kontingan jamnas tidaklah mudah. Peserta harus lolos seleksi yang diadakan oleh kwarcab dari tingkat gugus depan, kwartir ranting hingga tingkat cabang. Bahkan harus ditempa terlebih dahulu melalui training centre sebanyak 7 kali.
“Jangan sis-siakan kesempatan ini. Jadikan Jamnas sebagai wahana persaudaraan sesama seperti yang Baden Powell ajarkan. Jadilah kalian generasi yang mampu mempererat kasatuan dan persatuan bangsa,” pesan Heru yang juga Kamabicab Purbalingga.
Sementara itu Pimpinan Kontingen (Pimkon) kwarcab Purbalingga Heru Prayitno S.Pd mengatakan, jambore tersebut akan dihelat 2-9 Juli mendatang di bumi perkemahan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Jumlah peserta sebanyak 34 orang, terdiri dari 17 penggalang putra dan 17 penggalang putri. “Mereka adalah pramuka penggalang yang telah memenuhi syarat administrasi dan kemampuan dari 16 SMP Negeri di Kabupaten Purbalingga,” katanya.
Peserta jamnas tersebut, lanjut dia, akan mengikuti 3 kelompok kegiatan yakni perkemahan, kegiatan rotasi dan non rotasi. Kegiatan rotasi meliputi giat teknologi dan industri, scouting skill, adventure challenge, go green dan wisata Pelembang.
“Untuk persiapan dan pengkondisian peserta, maka kami akan berangkat besok (28/6) dan akan kembali ke Purbalingga pada 11 Juli 2011
















